Latar Belakang:
Keterbelakangan dalam publikasi
(kuan-kualitatif)
Kerisauan etika
- pelanggaran kode etik tulisan maupun penulis
budaya membaca menulis rendah
budaya mendengar dan melihat masih dominan
ETIKA: Penegasan Istilah
Etika - moralitas atau perilaku yang baik dan pantas serta patut.
Secara luas : tata-krama, tata-tertib, disiplin-aturan, sopan-santun, pranata, norma, baik kemanusiaan maupun agama
A. KODE ETIK PENULISAN
Tata krama, tata tertib, sopan santun menulis.
Tulisan mengikuti tata tertib, aturan-aturan
baku.
Tulisan Ilmiah:
mengikuti tata aturan ilmiah
berbeda dengan tulisan populer atau tulisan lainnya
KODE ETIK PENULISAN (lanjutan)
Tulisan memperhatikan:
* penggunaan titik, koma, dan tanda-tanda
baca lainnya.
* rangkaian kalimat yang baik dan teratur,
enak dibaca, mudah dipahami oleh
pembaca.
KODE ETIK PENULISAN (lanjutan)
Tulisan memperhatikan:
* Teknik-Teknik Penulisan:
Kata pembuka dan Penutup sesuai proporsi
Mengikuti aturan main penulisan sebagai tulisan ilmiah
Bagian isi (diskusi) lebih dominan dalam tulisan
Tidak boros dalam mengutip langsung
KODE ETIK PENULISAN (lanjutan)
Tulisan dibuat secara sistematis sesuai dengan panduan:
- judul, anak judul
- abstrak
- kata kunci
- pendahuluan
- pembahasan
- simpulan
- daftar pustaka
KRITERIA TULISAN ILMIAH
Obyektif : Berdasarkan kondisi faktual
Up to date: Tulisan merupakan perkembangan ilmu mutakhir
Rasional : berfungsi sebagai wahana penyampaian kritik timbal balik.
Reserved : tidak overcliming, jujur, lugas, dan tidak bermotif pribadi.
Efektif dan Efisien : Tulisan merupakan media komunikasi yang berdaya tarik tinggi.
Aspek Lain yang terkait dengan etika penulisan
Hindari kekeliruan yang lazim dalam penulisan draft:
- judul
- abstrak
- kata kunci
- pendahuluan
- pembahasan
- simpulan
Pelanggaran Etika Ilmiah
Ada banyak definisi, tetapi semua menyangkut setidaknya tentang 3 (tiga) hal, yaitu:
fabrikasi data
falsifikasi data
plagiarisme.
B. KODE ETIK PENULIS
Melahirkan karya orisinal, bukan jiplakan
Menjunjung tinggi posisinya sebagai orang terpelajar, menjaga kebenaran dan manfaat serta makna informasi yang disebarkan sehingga tidak menyesatkan
Menulis secara cermat, teliti, dan tepat.
Bertanggung jawab secara akademis atas tulisannya.
Memberi manfaat kepada masyarakat pengguna
B. KODE ETIK PENULIS (lanjutan)
Menjunjung tinggi hak, pendapat atau temuan orang lain.
Memberi manfaat kepada masyarakat pengguna
Menyadari sepenuhnya bahwa tiga pelanggaran kode etik berakibat pada hilangnya integritas penulis jika melakukannya.
KODE ETIK PENULIS(lanjutan)
Secara moral cacat, apalagi dilihat dari kacamata agama. Nilai keagamaan mencela pelanggaran sebagai bagian dari ketidakjujuran, pencurian atau mengambil kepunyaan orang lain tanpa hak.
Nurani mengalami proses pengkeruhan.
PENULIS SEHARUSNYA:
- Jujur pada diri sendiri.
Memiliki nurani.
Nurani mengalami proses pencerahan.
Menuntun pada sikap terbuka secara ilmiah:
- verifikasi
- tidak memihak
Tiga Mata Jangkar Perbuatan
- NIAT-TUJUAN –CARA
- Niat - proporsional
- Tujuan - mulia
- Cara -- profesional
C. HAKIKAT PENDEKATAN ILMIAH
Sumber-sumber pengetahuan bisa dikelompokkan atas :• Pengalaman• Otoritas• Cara berfikir deduktif• Cara berfikir induktif• Berfikir ilmiah (pendekatan ilmiah)
C. HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN
Ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui metode ilmiah.Kata kunci disini adalah metode atau cara pemerolehan pengetahuan. Pengetahuan yang diperoleh secara kebetulan belum merupakan ilmu/sains.
Metode ilmiah adalah mekanisme atau cara mendapatkan pengetahuan dengan prosedur yang didasarkan pada suatu struktur logis yang diawali dengan perumusan masalah, pengumpulan data/informasi/fakta, analisis data, dan penarikan kesimpulan.
Perbedaan Metode Ilmiah dengan non-Ilmiah
Metode Ilmiah:
1 Perumusan masalah jelas dan spesifik2 Masalah merupakan hal yang dapat diamati dan diukur
secara empiris.3 Jawaban permasalahan didasarkan pada data4 Proses pengumpulan dan analisis data, serta
pengambilan keputusan berdasarkan logika yang benar5 Kesimpulan siap/terbuka untuk diuji oleh orang lain
Perbedaan Metode Ilmiah dengan non-Ilmiah
Metode non- Ilmiah:
1 Perumusan masalah kabur2 Masalah tidak selalu dapat diukur, dapat saja bersifat
supernatural atau dogmatis3 Jawaban tidak diperoleh dari hasil pengamatan data
lapangan4 Keputusan tidak didasarkan pada hasil pengumpulan
dan analisis data yang logis5 Kesimpulan tidak dibuat untuk diuji ulang oleh orang
lain
Capsules
Latar Belakang:
Keterbelakangan dalam publikasi
(kuan-kualitatif)
Kerisauan etika
- pelanggaran kode etik tulisan maupun penulis
budaya membaca menulis rendah
budaya mendengar dan melihat masih dominan
ETIKA: Penegasan Istilah
Etika - moralitas atau perilaku yang baik dan pantas serta patut.
Secara luas : tata-krama, tata-tertib, disiplin-aturan, sopan-santun, pranata, norma, baik kemanusiaan maupun agama
A. KODE ETIK PENULISAN
Tata krama, tata tertib, sopan santun menulis.
Tulisan mengikuti tata tertib, aturan-aturan
baku.
Tulisan Ilmiah:
mengikuti tata aturan ilmiah
berbeda dengan tulisan populer atau tulisan lainnya
KODE ETIK PENULISAN (lanjutan)
Tulisan memperhatikan:
* penggunaan titik, koma, dan tanda-tanda
baca lainnya.
* rangkaian kalimat yang baik dan teratur,
enak dibaca, mudah dipahami oleh
pembaca.
KODE ETIK PENULISAN (lanjutan)
Tulisan memperhatikan:
* Teknik-Teknik Penulisan:
Kata pembuka dan Penutup sesuai proporsi
Mengikuti aturan main penulisan sebagai tulisan ilmiah
Bagian isi (diskusi) lebih dominan dalam tulisan
Tidak boros dalam mengutip langsung
KODE ETIK PENULISAN (lanjutan)
Tulisan dibuat secara sistematis sesuai dengan panduan:
- judul, anak judul
- abstrak
- kata kunci
- pendahuluan
- pembahasan
- simpulan
- daftar pustaka
KRITERIA TULISAN ILMIAH
Obyektif : Berdasarkan kondisi faktual
Up to date: Tulisan merupakan perkembangan ilmu mutakhir
Rasional : berfungsi sebagai wahana penyampaian kritik timbal balik.
Reserved : tidak overcliming, jujur, lugas, dan tidak bermotif pribadi.
Efektif dan Efisien : Tulisan merupakan media komunikasi yang berdaya tarik tinggi.
Aspek Lain yang terkait dengan etika penulisan
Hindari kekeliruan yang lazim dalam penulisan draft:
- judul
- abstrak
- kata kunci
- pendahuluan
- pembahasan
- simpulan
Pelanggaran Etika Ilmiah
Ada banyak definisi, tetapi semua menyangkut setidaknya tentang 3 (tiga) hal, yaitu:
fabrikasi data
falsifikasi data
plagiarisme.
B. KODE ETIK PENULIS
Melahirkan karya orisinal, bukan jiplakan
Menjunjung tinggi posisinya sebagai orang terpelajar, menjaga kebenaran dan manfaat serta makna informasi yang disebarkan sehingga tidak menyesatkan
Menulis secara cermat, teliti, dan tepat.
Bertanggung jawab secara akademis atas tulisannya.
Memberi manfaat kepada masyarakat pengguna
B. KODE ETIK PENULIS (lanjutan)
Menjunjung tinggi hak, pendapat atau temuan orang lain.
Memberi manfaat kepada masyarakat pengguna
Menyadari sepenuhnya bahwa tiga pelanggaran kode etik berakibat pada hilangnya integritas penulis jika melakukannya.
KODE ETIK PENULIS(lanjutan)
Secara moral cacat, apalagi dilihat dari kacamata agama. Nilai keagamaan mencela pelanggaran sebagai bagian dari ketidakjujuran, pencurian atau mengambil kepunyaan orang lain tanpa hak.
Nurani mengalami proses pengkeruhan.
PENULIS SEHARUSNYA:
- Jujur pada diri sendiri.
Memiliki nurani.
Nurani mengalami proses pencerahan.
Menuntun pada sikap terbuka secara ilmiah:
- verifikasi
- tidak memihak
Tiga Mata Jangkar Perbuatan
- NIAT-TUJUAN –CARA
- Niat - proporsional
- Tujuan - mulia
- Cara -- profesional
C. HAKIKAT PENDEKATAN ILMIAH
Sumber-sumber pengetahuan bisa dikelompokkan atas :• Pengalaman• Otoritas• Cara berfikir deduktif• Cara berfikir induktif• Berfikir ilmiah (pendekatan ilmiah)
C. HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN
Ilmu
Free register and download UseNet downloader, then you can free download from UseNet.
Download "Latar Belakang:" from Usenet!Next: PATOLOGIA QUIRURGICA
ip:72.233.104.107
refer:http://happytreeflash.com/search.php?q=contoh+kesimpulan+induktif+dan+deduktif
time:26 month ago
tag:budaya membaca,etika penulisan,tanda baca,pelanggaran kode etik,media komunikasi,kata kunci,tata krama,sopan santun,teknik penulisan,pelanggaran etika,rangkaian,pantas,dominan,menulis,kalimat,penulis,disiplin,populer,titik,jujur
